Iklan 8

Sabtu, 12 September 2020

CERITA dari SLOVENIA: Ingin Dapat Untung dari Tangan Buntung

Ilustrasi./bbcnews/ist.

POS-cerita.blogspot.com -  Perempuan yang menggergaji tangannya sendiri sampai buntung dinyatakan bersalah atas penipuan asuransi.

Seorang perempuan di Slovenia dinyatakan bersalah karena menggergaji tangannya sendiri sebagai bagian dari modus penipuan asuransi.

Melansir bbcnews, pengadilan di ibu kota Ljubljana menemukan bahwa Julija Adlesic, 22 tahun, telah mengambil lima polis asuransi setahun sebelum tangannya cedera. Ia mengklaim cedera itu terjadi saat ia menebang pohon.

Ia kini menghadapi hukuman dua tahun penjara, sementara pacarnya telah dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.

Adlesic dan sejumlah kerabatnya ditangkap pada 2019 setelah ia tiba di rumah sakit dengan tangan yang terpotong di atas pergelangan tangan.

Pengadilan menemukan bahwa ia dan pacarnya sengaja meninggalkan potongan tangannya alih-alih membawanya ke rumah sakit, untuk memastikan ia buntung permanen. Namun pihak berwenang menemukan tangannya tepat waktu untuk menjahitnya kembali.

Jaksa penuntut mengatakan pacar perempuan itu juga melakukan pencarian di internet tentang tangan palsu beberapa hari sebelumnya.

Jaksa penuntut mengatakan ini adalah bukti bahwa cedera itu disengaja.

Ayah dari pacar Adlesic juga dijatuhi hukuman penangguhan selama satu tahun.

Sepanjang persidangan, Adlesic membantah telah sengaja memotong tangannya.

Seandainya klaim palsu itu berhasil, ia dan pacarnya akan menerima lebih dari setengah juta euro secara tunai, dan sisanya dibayar dalam bentuk cicilan bulanan. (@fen) **

CERITA PINKAN MAMBO: Blak-Blakan Jualan Pisang Goreng dan Pegang Uang Cuma Rp 10.000


Pinkan Mambo menangis./youtube/melaney ricardo./merdeka.com

POS-cerita.blogspot.com - Mantan personel duo ratu, Pinkan Mambo blak-blakan berbicara mengenai kondisi perekonomian keluarganya yang sempat mengalami kesulitan beberapa tahun belakangan. 

Hal tersebut ia sampaikan di video terbaru yang diunggah di kanal Youtube Melaney Ricardo.

Dalam video tersebut, Pinkan mengatakan bahwa dirinya sempat mengalami kesulitan bahkan sekadar  untuk makan. Berikut informasi selengkapnya:

Dalam video terbaru dengan tajuk 'DARI PENYANYI DI USA SAMPAI JADI TUKANG PISANG KELILING!', Pinkan Mambo menceritakan kehidupan pribadinya yang harus bekerja keras banting tulang untuk menghidupi 6 orang anaknya setelah tak lagi aktif di industri hiburan.

Pinkan mengaku bahwa dirinya harus memutar otak dan rela mencari uang halal dengan cara apa pun untuk anak-anaknya. Ia bahkan mengatakan bahwa dirinya sempat stres dan hampir gila.

"Gara-Gara karena kepepet itu gue jadi pintar Mel, sekarang aku juga mulai dipanggil-panggil buat ngelawak gue gak tahu bisa ngelawak ya karena kepepet Mel," cerita Pinkan.

Jualan Pisang Goreng

Pinkan mengaku bahwa dirinya sempat berjualan pisang dari warung ke warung demi bisa bertahan hidup bersama ke-enam orang anaknya.

"Aku jual pisang goreng dari warung ke warung pakai motor sama anak aku, itu cuma untung lima ribu, dua ribu, recehan aku kumpulin," kata Pinkan.

Pernah Cuma Pegang uang Rp10 Ribu

Dalam video tersebut, Pinkan mengaku bahwa dirinya pernah hanya memegang uang sebesar Rp10 ribu dari hasil berjualan pisang goreng bersama anaknya. Ia pun menangis mengingat perjuangannya saat harus menggunakan uang Rp10 ribu tersebut untuk mencukupi kebutuhan dia dan anak-anaknya.

"Aku kumpulin untung jualan Rp10 ribu terus aku masuk ke minimart, Aku bilang sama Misya (anak Pinkan) ini sepuluh ribu kita beli apa," kata Pinkan sambil menangis.

Hanya Cukup untuk Beli Beras & Sirup

Karena tak ada lagi uang tambahan, Pinkan mengatakan jika ia hanya bisa membeli beras satu liter dan juga satu botol sirup untuk dia dan anak-anak.

"Oke kita beli beras satu liter atau setengah liter aja, terus anak-anak kan butuh vitamin terus kita beli apa coba bukan buah. Kita beli sirup supaya anak-anak ada gizinya," cerita Pinkan.

Bisnis Mulai Berkembang

Sejak awal Pinkanlah yang turun langsung dalam bisnisnya. Mulai berbelanja, memasak, hingga mengantar ke konsumen. Berkat ketangguhan dan semangat Pinkan, bisnis baru yang tengah digelutinya semakin menunjukkan titik terang.

Kini Pinkan sudah tidak perlu repot-repot mengantar pesanan langsung ke pelanggan. Mantan teman duet Maia Estianty ini sekarang sudah memiliki jasa kurir sendiri yang siap mengantar pesanan pelanggan ke berbagai wilayah. (@fen/merdeka.com) **

Rabu, 09 September 2020

Cerita dari India: Nenek 86 Tahun "Dikeureuyeuh" Pemerkosa di Ladang nan Sepi

Perkosaan terhadap nenek berusia 86 tahun gegerkan India, negara yang mencatat puluhan ribu kejahatan ini per tahun./bbcnews/ist.

POS-cerita-blogspot.com - Kasus perkosaan kembali menggegerkan India. Kali ini korban tindak kejahatan ini adalah seorang nenek berusia 86 tahun di ibu kota Delhi.

"Korban sedang menunggu kiriman dari tukang susu di luar rumahnya pada Senin (7/9/2020) malam saat didekati pelaku," kata Swati Maliwal, direktur Komisi Delhi untuk Perempuan.

"Pelaku mengatakan bahwa tukang susu tidak datang dan ia menawarkan diri mengantar korban ke tempat pengambilan susu," kata Maliwal.

Nenek tersebut percaya dengan penuturan pelaku, kata Maliwal. Di tengah jalan, di satu ladang pertanian, pelaku memperkosa korban.

"Korban menangis dan meminta pelaku untuk meninggalkannya. Ia mengatakan dirinya tak ubahnya nenek pelaku. Tapi permintaan ini diabaikan. Pelaku tetap melaksanakan aksinya...," kata Maliwal.

Nenek tersebut diselamatkan oleh warga yang kebetulan lewat, yang mendengarnya menangis. Warga juga menangkap pelaku, yang kemudian diserahkan kepada polisi setempat.

Maliwal menemui korban pada keesokan harinya yang ia gambarkan dalam kondisi yang mengenaskan.

"Wajah dan badannya memar-memar ... ia mengatakan mengalami pendarahan di vagina. Ia sangat trauma dengan kejadian yang menimpanya," ujar Maliwal.

Ia mendesak agar pelaku perkosaan dihukum mati.

Satu perkosaan setiap 15 menit

Perkosaan dan kejahatan seksual menjadi pembicaraan nasional sejak Desember 2012, ketika seorang mahasiswi berusia 23 tahun diperkosa beramai-ramai di atas bus di Delhi.

Beberapa hari kemudian, mahasiswi ini meninggal akibat luka-luka yang ia derita. Empat pelakunya dihukum gantung.

Hukuman berat tak membuat angka perkosaan menurun di India. Catatan resmi menunjukkan, terjadi 33.997 kasus perkosaan pada 2018, setara dengan satu perkosaan setiap 15 menit. Namun para pegiat meyakini, angka yang sebenarnya jauh lebih tinggi karena banyak kasus perkosaan yang tidak dilaporkan.

Banyak yang tidak diberitakan, hanya yang paling brutal  yang biasanya dimuat oleh media. Beberapa hari lalu, seorang sopir ambulans dilaporkan memperkosa pasien Covid-19 yang tengah ia angkut ke rumah sakit.

Bulan lalu, seorang bocah berusia 13 tahun diperkosa di ladang tebu. Mata korban dicongkel dan lidahnya dipotong, menurut penuturan sang ayah.

Pada bulan Juli, seorang anak berumur enam tahun diculik dan diperkosa. Pelaku melukai korban dengan harapan korban tidak mengenalinya. Melihat usia korban, pegiat Yogita Bhayana, mengatakan tidak ada kelompok usia yang aman dari ancaman perkosaan. Ia mengatakan korban mulai dari usia satu bulan hingga 60-an tahun.

Setelah perkosaan brutal pada 2012 yang dikutuk masyarakat internasional, India mengeluarkan undang-undang baru yang menjatuhkan hukuman berat bagi pelaku perkosaan. Pemerintah juga menjanjikan proses hukum yang cepat untuk kasus perkosaan.

Namun, para pegiat meyakini, di lapangan tak ada perubahan yang signifikan. Tatkala seorang pria korban perkosaan angkat bicara
Majalah Singapura picu kemarahan karena 'salahkan' korban perkosaan.
Perempuan memaksa laki-laki berhubungan seks, apakah itu tergolong perkosaan?
Bhayana mengatakan ini semua karena melindungi perempuan bukan menjadi prioritas pemerintah.

Dalam beberapa tahun terakhir ia menulis lebih dari 100 surat kepada Perdana Menteri Narendra Modi mendesak keadilan bagi para korban perkosaan. Namun tak satu pun pemerintah mengirim surat balasan.

"Mengapa perdana menteri tak mau membahas masalah ini secara terbuka?" kata Bhayana.

'Tak ada yang menganggap sebagai masalah penting'

Saat masih menjadi oposisi, Modi menyebut Delhi sebagai "ibu kota perkosaan". Dan setelah berkuasa, ia sempat menyinggung soal kasus-kasus perkosaan di India, yang sebut sebagai hal yang sangat memalukan.

Ia meminta orang tua agar memberi pendidikan yang benar kepada anak laki-laki mereka. Namun setelah itu, kata para pegiat, Modi praktis bungkam di tengah naiknya angka kasus perkosaan. Kecuali pada 2018, ketika tersiar berita beberapa anggota partai yang ia pimpin terlibat dalam kasus perkosaan.

Bagi pegiat seperti Bhayana, tidak ada satu formula ampuh untuk mengatasi kejahatan gender.

Harus diambil banyak tindakan agar masalah ini bisa ditekan, mulai dari reformasi yudisial, perubahan perilaku aparat penegak hukum, hingga metode forensik yang lebih akurat.

Di luar itu semua, kata Bhayana, perlu ada kesadaran gender. "Kita harus mengubah cara pandang, agar kita bisa mencegah tindak kejahatan ini," katanya.

"Ini tidak gampang. Saya sudah menjadi aktivis selama delapan tahun. Saya tak pernah bertemu satu orang pun yang menganggap masalah ini sebagai persoalan penting," kata Bhayana. (@fen/sumber: bbcnews) **

Cerita dari Jerman: Di Hamburg Ada Toko Seks dan Bioskop Porno

Ilustrasi/tangkapan layar/deutsche welle/ist.

NEGARA bagian Jerman Nordrhein-Westfalen telah mengizinkan para pekerja seks di sana kembali bekerja. Sementara Hamburg, Bremen, dan Schleswig-Holstein baru akan melakukan pelonggaran pekan depan. 

Pekerja seks komersial (PSK) di negara bagian Jerman Nordrhein-Westfalen, Hamburg, Bremen, dan Schleswig-Holstein, telah diizinkan kembali bekerja setelah sempat dilarang karena penerapan pembatasan ketat pandemi corona di awal tahun.

Kebijakan pelarangan pekerja seks untuk beroperasi di masa pandemi itu dibatalkan oleh Pengadilan Tinggi Administratif Nordrhein-Westfalen.

Sehingga mulai Selasa (8/9) kemarin, PSK di negara bagian Nordrhein-Westfalen sudah diizinkan kembali bekerja. Sementara para pekerja seks di tiga negara bagian lainnya baru diizinkan untuk kembali bekerja pada 15 September mendatang.

Pengadilan tinggi menilai larangan tersebut melanggar prinsip proporsionalitas dan maka dari itu perlu dibatalkan. Pengadilan mencontohkan pusat kebugaran yang saat ini telah dibuka bahwa di dalamnya juga terdapat peningkatan aktivitas pernapasan.

Selain itu, masih belum jelas apakah risiko infeksi dari aktivitas seksual antara dua orang lebih tinggi dibandingkan pesta pribadi yang bisa saja dihadiri lebih dari 100 orang.

Berbeda dengan negara bagian Nordrhein-Westfalen, rumah-rumah bordil di Hamburg, Bremen, dan Schleswig-Holstein baru akan kembali dibuka pekan depan.

Pembukaan akan dilakukan menyusul pengumuman Menteri urusan Sosial Kota Hamburg, Melanie Leonhard, yang mengatakan akan ada pelonggaran pembatasan secara bertahap mulai pekan depan.

Dia menyebut hal ini sudah dikoordinasikan di antara tiga negara bagian. Sistem pemerintahan federal jerman memang mengizinkan masing-masing 16 negara bagian Jerman untuk menyusun kebijakannya sendiri soal Covid-19. 

Para pekerja seks di Hamburg, Bremen, dan Schleswig-Holstein – negara bagian paling utara Jerman - akan diminta untuk menyimpan kontak pelanggan untuk melacak potensi rantai penyebaran virus corona. Mereka hanya boleh melayani pelanggan yang telah membuat perjanjian.

“Acara-acara prostitusi dan prostitusi di kendaraan masih akan dilarang,” tutur Leonhard.

Hamburg sendiri terkenal dengan wilayah Reeperbahn, sebuah kawasan klub malam, toko seks, bioskop porno, dan rumah bordilnya. Pencabutan larangan ini bak kemenangan bagi para pekerja seks di utara Jerman.

Meski begitu, pada pekan lalu, rumah bordil terbesar Eropa, Pascha, yang berlokasi di Köln, dilaporkan harus gulung tikar akibat masalah keuangan selama pandemi. 

Hingga berita ini diturunkan, Jerman mencatat lebih dari seperempat juta kasus positif Covid-19.

Dari angka tersebut, sedikitnya 9.000 kasus meninggal dunia. (@fen/dw/dpa/afp) **

Selasa, 08 September 2020

Cerita dari Prancis: Bunuh Seekor Lalat, Dapur Hancur

NASIB sial menimpa seorang laki-laki berusia 80-an tahun. Saat itu ceritanya dia hendak menyantap makan malamnya ketika seekor lalat terbang di dekat tubuhnya.

Dia lalu mengambil raket listrik yang didesain untuk membunuh serangga. Saat dia berusaha memukul lalat itu, tabung gas di rumahnya bocor.

Reaksi antara raket listrik dan gas itu kemudian memicu ledakan yang menghancurkan dapur dan sebagian atap rumahnya.

Menurut cerita BBCnews, merujuk cerita pemberitaan media massa lokal, laki-laki itu dapat menyelamatkan diri dari ledakan tersebut. Dia disebut hanya mengalami luka bakar di bagian tangan.

Bagaimanapun, media Sud-Ouest melaporkan, nasib lalat yang diincar laki-laki itu belum diketahui.

Laki-laki berusia lanjut itu kini tinggal sementara di lokasi perkemahan selama keluarga memperbaiki rumahnya. 

Seorang warga desa Parcoul-Chenaud di sisi barat daya Prancis meledakkan sebagian rumahnya saat dia tengah berusaha memukul seekor lalat. (fen) **


Senin, 24 Agustus 2020

Cerita dari India: Karena Corona, Pekerja Seks Cari Profesi Baru (2/habis)

"KAMI juga mendesinfeksi ruangan sebelum dan sesudah digunakan oleh pelanggan,” kata Kajol Bose, seorang pekerja seks dan sektretaris DMSC.

“Sejumlah pekerja seks yang berkelas tinggi bisa menghasilkan uang lewat telepon atau internet.Tapi ini bukan opsi buat kami semua,” katanya lagi.

Direktur LSM Prerana, Priti Patkar, mengatakan bisnis telepon seks tidak terjangkau buat banyak pekerja seks.

“Ini cuma opsi buat mereka yang biasa melayani klien berpenghasilan menengah atau tinggi,” kata dia.

“Tapi pekerja seks berupah rendah seringkali tidak memiliki kemampuan, ruang atau koneksi untuk melakukannya.” 

Sumber pemasukan alternatif 

Patkar mengatakan, sejumlah pelacur berhasil mencari uang di luar profesinya.
LSM Prerana mengklaim berhasil menghimpun dana pinjaman bagi perempuan untuk membuka bisnis kecil-kecilan, seperti warung bahan makanan atau kedai teh.

Para perempuan yang bergabung dalam DMSC juga mendapat kerja membuat masker atau produk disinfektan yang digunakan oleh komunitasnya sendiri.

“Dalam beberapa hari ke depan, kami juga akan mulai memproduksi baju pelindung PPE.
Ketika kami meningkatkan kapasitas produksi, kami ingin menjual barang-barang ini di masa depan,” ujar penasehat DSMC, Jana.

Namun begitu selama pandemi, kebanyakan tetap tidak mampu menemukan mata pencaharian baru.

“Beberapa juga menghadapi penganiayaan dan kekerasan dari mucikari masing-masing,” kata Patkar.

Ketika sebagian besar buruh migran pulang ke kampung halaman saat lockdown diberlakukan, kebanyakan pekerja seks memilih bertahan di kota besar.

“Kembali ke desa? Itu sama sekali bukan pilihan buat saya. Saya tidak diinginkan di sana,” kata Mira, seorang pekerja seks di kawasan Kamathipura, Mumbai. (@fen/sumber: dw) **

Minggu, 23 Agustus 2020

Cerita dari India: Karena Corona, Pekerja Seks Cari Profesi Baru (1)

Ilustrasi/deutsche welle/ist.

BISNIS prostitusi di India ikut beradaptasi dengan pandemi. Ketika sebagian menggalakkan uji temperatur atau desinfeksi berganda, yang lain beralih menawarkan layanan seks jarak jauh via telepon atau internet.

Ketika India memasuki periode pertama lockdown pada 25 Maret silam, ratusan ribu pekerja seks di seluruh negeri kehilangan mata pencaharian sehari-hari.
Kini bantuan mulai mengalir secara perlahan.

Namun, kebanyakan tetap kelimpungan bertahan hidup dengan pendapatan yang sudah jauh berkurang.

“Sampai akhir Juni, pekerja seks tidak menghasilkan apa-apa,” kata Priti Patkar, Direktur LSM anti perdagangan manusia, Prerana, di Mumbai.

“Di sini, polisi bertindak tegas sehingga tidak ada lagi aktivitas di rumah pelacuran,” imbuhnya kepada DW.

“Saat ini ada bantuan berupa gandum dan perlengkapan makan, tapi ini tidak membantu para perempuan membayar uang sewa atau utang.” 

Sejak awal pandemi, pemerintah menyediakan bantuan bahan pangan bagi warga miskin, termasuk para pekerja seks komersial.

“Tapi pemerintah hanya membagikan kepada mereka yang punya kartu sembako.
Lebih dari 50% pekerja seks di India tidak punya kartu itu atau jenis dokumen lain,” kata Smarajit Jana, Penasehat Utama Komite Durbar Mahila Samanwaya (DMSC), sebuah organisasi bantuan kemanusiaan.

DMSC mewakili 65.000 pekerja seks.
Lembaga ini ikut memberikan bantuan berupa bahan pangan, tisu disinfektan dan perlengkapan kerja lain.

Organisasi itu berkantor pusat di kawasan Sonagachi di Kolkata, kawasan prostitusi terbesar di Asia.

Beradaptasi dengan pandemi Kawasan-kawasan mesum di India kembali hidup usai pemerintah mencabut aturan larangan keluar rumah.

Pemulihan bisnis prostitusi dikawal ketat, dengan berbagai aturan kesehatan.
“Kami mengetes suhu tubuh pelanggan dan mengecek apakah mereka punya gejala (Covid-19), ketika mereka memasuki distrik ini. (bersambung/fen/sumber: dw) **

Rabu, 19 Agustus 2020

CERMIN: Om Julig & Kayu Balok

EMANG sih si Om Julig ganteng tidak, tapi machonya boleh juga. Tapi bukan itu yang aku ngebet.

Ya, aku ngebet ama obral duitnya. Om Julig begitu murah tangan ngasih duit ama cewek, cewek cantik dan seksi tentunya. Mengingat hal itu, aku tak pelit ngasih senyum, ya cuma senyum.

"Masak cuma senyum?" tanya Om Julig.

"Emang maunya apa Om?"

"Kiss, dong!"

"Boleh, duitnya!" kataku.

Dia tak sungkan ngasih duit lagi meski cuma lima ribu perak, tapi pan kalo untuk 500 kali ciuman, lebih dari lumayan. Itu pun cuma kukasih ciuman lengan, kalau minta lebih misalnya ke daerah sensitif tentu bayarannya harus berlipat-lipat.

Tapi dasar lelaki udah napsu kagila-gila keding, Om Julig sanggupi bayar mahal dan minta ciuman lebih asoy. Maka, kurela monyongkan bibir untuk diciuminya.

Dan.....saat kupejamkan mata menanti ciuman si pria buaya Om Julig, blep! Sebuah tonjokan mampir ke bibirku. Aku pun menjerit menahan sakit.

Ketika kubuka mataku.....ya amplop, Tante Rita, istri si Om Julig sudah berkacak pinggang, di tangannya kayu balok yang siap dihunjamkan ke kepalaku.

"Nasib, nasiiiiib......" begitulah Cermin alias Cerita Mimin. (*)

CEKAL (Cerita Nakal): Objekan Klasik, Tapi Asyik

ZAMAN now emang nyari duit sulit banget. Berbagai cara dilalukan orang, mulai yang dibolehkan hingga yang terlarang.

AL, misalnya, pria 49 tahun ini punya cara tersendiri nyari duitnya. Tak perlu jauh-jauh nyari objekan, cukup ngobjek sama mantan pacar.

Modusnya pun cukup klasik tapi asyik. Ya, si AL ini punya pacar berinisial VR (37). 

Suatu malam yang syahdu, AL mulai nakal, ngajak sang mantan untuk ngobjek asmara layaknya suami ama bini. Entah rayuan apa yang diumpankan AL hingga VR pun bersedia buka-bukaan. Ya, buka segala sesuatu yang menghalangi bodi aduhainya.

AL pun bersemangat ngobjek sang mantan, sambil dalam batinnya ngegerumet, rasain lu say apa yang bakal terjadi usai objekan ini.

Ceritanya objekan usai. AL puas, VR pun pastinya begitu, abis kalau gak puas mah sudah berontak.  

Beberapa hari kemudian, AL senyum-senyum sendiri ketika dengan perangkat HP-nya ia menonton video adegan panas dia dengan sang pacar yang ia diam-diam rekam tanpa diketahui sang mantan. Kirain cuma untuk koleksi atau sebagai evaluasi apakah aksinya ngobjek sang mantan jempolan atau malah ada kekurangan. Eh, ternyata si AL malah menyebarkan aibnya sendiri ke medsos hingga akhirnya VR pun tahu.

Keruan saja VR murka. Ia protes keras kepada AL agar menghapus adegan tak senonoh itu. AL siap menghapusnya, asal...VR memberi sejumlah uang. Takut disebar, VR pun menuruti permintaan AL.

Eh, ternyata si AL masih berulah. Meski sudah dikasih duit, AL malah memposting kembali video tersebut.

Tak ayal VR pun ambil sikap, dia segera lapor ke polisi dengan tuduhan menyebar vodeo esek-esek dan memeras. Tampaknya si AL ini belum puas memeras objek "sekwilda"-nya sang pacar, hingga masih memeras duit.

Beruntung  AL bisa diringkus oleh Unit Tipidter Satreskrim Polresta Balikpapan, dengan dugaan melakukan pemerasan dan menyebarkan video tak senonoh dengan mantan pacar. 

Penangkapan AL di salah satu warung Jalan MT Haryono, setelah petugas mendapatkan laporan dari korban berinisial VR (37), pada awal Agustus. Menurut Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Agus Arif Wijayanto, korban mengakui pernah melakukan hubungan layaknya suami-istri dengan AL. 

Namun, ia tidak mengetahui jika hal terlarang itu direkam oleh pelaku sehingga itu menjadi alat bagi AL untuk memeras VR. 

Sialnya, ketika korban memenuhi permintaan pelaku, AL tetap saja menyebarkan video itu ke beberapa orang di media sosial messenger, Facebook. 

"Berawal dari laporan itu, tim langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Kemudian pelaku berhasil diamankan," ungkap Kompol Agus, beberapa waktu lalu, demikian dilansir jpnn.com. 

Hingga kini, kata Agus, polisi masih mendalami unsur pemerasannya. Saat penangkapan, Polresta Balikpapan menyita barang bukti berupa sebuah rekaman video pelaku dan korban berdurasi 19.45 detik, screen shoot video, empat micro SD Card, dan sebuah handphone. **

Kamis, 16 Juli 2020

WARTA BOLA: Terlibat Sepak Bola Gajah, 11 Pemain Vietnam Disanksi FIFA

Timnas U-22 Vietnam mendapatkan medali emas SEA Games 2019./footyvietnam/ist.

NEWS-warta.blogspot.com.- Di tengah gemilangnya sepak bola Vietnam harus terancam tercoreng karena adanya skandal sepak bola gajah atau pengaturan skor.

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) telah menjatuhkan sanksi untuk 11 pemain Dong Thap U-21 dalam skala nasional.

Ke-11 pemain tersebut adalah Huynh Van Tien, Nguyen Nhat Truong, Nguyen Anh Phat, Vo Minh Trong, Le Nhut Huy, Giang So Ny, Tran Huu Nghia, Cao Tan Hoai, Duong Vu Linh, Kha Tan Tai dan Tran Cong Minh

Mereka kedapatan bertaruh pada hasil akhir pertandingan saat timnya melawan Viunh Long tahun lalu.

Kali ini mereka mendapat hukuman lebih dari Federasi Sepa Bola Dunia (FIFA).

Melansir BolaSport.com dari Zingnews, FIFA baru saja memutuskan untuk memperluas cakupan disiplin hingga seluruh dunia.

Salah satu pemain bernama Huynh Van Tien mendapat hukuman paling parah lantaran menjadi dalang utamanya.

Pemain berusia 21 tahun itu dihukum larang aktif bermain di sepak bola nasional dan dunia selama 5 tahun mulai dari 11 Mei 2020 hingga 11 Mei 2025.

Selain itu Huynh Van Tien juga harus membayar denda sebesar 5 juta Vietnam Dong.

Sementara itu 10 pemain juga diperbesar cakupan larangan bermain hingga global, namun hanya selama 6 bulan dan didenda 2,5 juta Vietnam Dong.

Keputusan itu dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Jenderal VFF, Le Hoai Anh pada 16 Juli 2020 pagi.

"Kami telah menerima pemberitahuan dari FIFA. Keputusan FIFA adalah untuk meningkatkan cakupan disiplin kepada dunia setelah larangan itu. Disiplin VFF hanya melarang turnamen yang dikelola dan diselenggarakan oleh VFF " kata Le Hoai Anh dikutip BolaSport dari Zing.

Kegaduhan ini secara turut berdampak pada keberlangsungan timnas U-19 Vietnam. Sebab diantara 11 pemain yang terlibat terdapat 2 pemain Timnas U-19 Vietnam.

Keduanya adalah Tran Cong Minh dan Vo Minh Trong yang pernah tergabung dalam skuad Timnas U-19 Vietnam dalam ajang Kualifikasi Piasa Asia 2020 pada tahun lalu. (@fen) **

 

Rabu, 15 Juli 2020

WARTA TEKNO: Oppo Resmikan Teknologi "125W Fast Charge", Isi Baterai Penuh dalam 20 Menit



Ilustrasi Oppo 125W flash charge./kompas.com/ist.

News-warta.blogspot.com.- Oppo memperkenalkan teknologi pengisian cepat (fast charging) teranyarnya secara global, Rabu (15/7). Alih-alih mengusung nama "Super VOOC" seperti selama ini, teknologi teranyar tersebut kini diberi nama "125W flash charge".

Teknologi 125W flash charge diklaim mampu mengisi daya baterai ponsel berkapasitas 4.000 mAh dari 0 hingga 41 persen dalam 5 menit. Sementara pengisian ulang penuh (100 persen) diklaim hanya membutuhkan waktu 20 menit.

Pengisian daya secepat itu pun diklaim aman oleh Oppo. Chief Charging Technology Scientist Oppo, Jeff Zhang, menjelaskan bahwa dalam kondisi baterai penuh, suhu ponsel tak akan mencapai lebih dari 40 derajat Celcius.

Menarikya, apabila perangkat diisi dayanya dalam ruangan dengan temperatur yang ideal (tidak disebutkan berapa), maka teknologi 125 flash charge ini disebut mampu mengisi daya ponsel dengan penuh hanya dalam waktu tak kurang dari 15 menit.

"Ketika temperatur ruangan ideal, teknologi 125flash charge bisa mengisi penuh daya sebuah ponsel dalam hanya waktu 13 menit saja," klaim Jeff dalam acara peluncuran yang digelar Oppo secara online, Rabu (15/7), seperti dilansir KOMPAS.com.

Adapun perangkat yang dibekali teknologi demikian juga bakal mengadopsi baterai anyar dengan sebutan "Multiple-tab Double 6C Cell".

Baterai ini dibekali dengan tiga pipa daya pengisian, memungkinkan daya yang dihantarkan dari adapter 125W flash charge tadi, dibagi secara paralel demi menghindari energi panas berlebih.

Untuk melindungi baterai dan smartphone lebih lanjut, Oppo juga menyematkan 10 sensor temperatur tambahan pada ponsel untuk mendeteksi anomali kenaikan suhu.

Belum diketahui kapan teknologi ini bakal disematkan ke smartphone Oppo. Namun, Public Relations Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, sesumbar bahwa 125W flash chargekemungkinan bakal disematkan di ponsel flagshipOppo.

"125W flash charge ini merupakan teknologi paling atas, dan juga kemungkinan ada di seri teratas Oppo seperti Find X series selanjutnya," ujar Aryo dalam sesi terpisah.

Bersamaan dengan teknologi 125W flash charge, Oppo juga memperkenalkan teknologi AirVOOC 65W, adapter charger mini SuperVOOC 50W, serta 110W mini flash charger.

Seperti namanya, AirVOOC 65W merupakan teknologi pengisian daya secara nirkabel besutan Oppo, yang diklaim mampu mengisi baterai 4.000 mAh dalam waktu 30 menit.

Untuk meningkatkan efisiensi pengisian daya, AirVOOC 65W dibekali dengan komponen parallel dual coils. Ada pula active semiconductor coolingyang disebut mampu menjaga suhu ponsel tetap di bawah 40 derajat Celcius, ketika sedang diisi dayanya.

Adapun mini SuperVOOC 50W dan 110W miniflash charger sendiri merupakan adapter teranyar yang bertujuan untuk memperkaya ekosistem pengisian cepat Oppo.

Seperti namanya, kedua charger tersebut mengusung desain ringkas dan mudah dibawa-bawa, lantaran bobotnya juga ringan (hanya 60 gram untuk Oppo 50W mini SuperVOOC charger). (@fen) **


WARTA CRIME: Polisi Siap Tangkap Mucikari Hana Hanifah

Hana Hanifah./instagram/@hanaaaast.

JAKARTA, News-warta.blogspot.com.- Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menyatakan siap membantu Polrestabes Medan, Sumatra Utara, memburu tersangka J dalam kasus prostitusi yang melibatkan artis FTV Hana Hanifah. Sebab, terduga mucikari yang berprofesi sebagai fotografer itu disebut-sebut berada di Jakarta.

"Enggak masalah kita, kan satu kesatuan dengan Polda Sumut. Kalau memang ini, enggak ada masalah kita pasti back up," kata Tubagus saat dikonfirmasi, Rabu (15/7), seperti dilansir Suara.com .

Polrestabes Medan sebelumnya menyatakan masih memburu J selaku terduga mucikari yang menawarkan Hana Hanifah dengan harga Rp 20 juta kepada A seorang pengusaha asal Kota Medan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Hana Hanifah pun mengakui bahwa dirinya kerap bertemu dengan J di kawasan Senayan, Jakarta.

"Kasus ini akan terus kita dalami. Untuk tersangka J akan kita kejar ke Jakarta," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko, Selasa (14/7).

Dalam kasus ini polisi sendiri telah memulangkan Hana Hanifah ke Jakarta usai diperiksa dengan setatus sebagai saksi. Artis FTV itu tidak ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan lantaran polisi berdalih bahwa Hana Hanifah hanyalah korban dalam kasus perdagangan manusia.

"HH ini diiming-imingi uang oleh tersangka J untuk melayani A di Kota Medan. Sehingga kita anggap dia sebagai korban," kata Riko.

Kendati begitu, Riko mengemukakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menetapkan Hana Hanifah sebagai tersangka. Penetapan status tersangka itu bisa terjadi jika Hana Hanifah terbukti menerima uang dari hasil prostitusi online.

Sebab hingga kini baru diketahui bahwa Hana Hanifah telah menerima uang yang ditransfer dari tersangka J sebesar Rp 20 juta. Selain itu, J juga menghubungkan Hana Hanifah kepada tersangka R yang turut menjanjikan sejumlah uang dan menjamin kebutuhan hidup selama Hana Hanifah berada di Kota Medan.

"Kita sedang telusuri siapa pengirim uang kepada HH. Jika terbukti bahwa uang tersebut terkait dugaan prostitusi, kemungkinan HH bisa jadi tersangka," ujar Riko. (@fen) **

Senin, 13 Juli 2020

WARTA CORONA: Ini di Jabar, Tak Pakai Masker Kena Denda Sampai Rp 150 Ribu!



Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil./detikcom/ist.

BANDUNG, News-warta.blogspot.com.- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberlakukan denda bagi masyarakat yang tak menggunakan masker. Denda senilai Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu akan diberlakukan mulai 27 Juli 2020 mendatang

"Kami akan melakukan pendisiplinan. Proses edukasi, teguran sudah dilakukan. Tahap ketiga disiplin dengan denda. Dari (Rp) 100 -150 ribu kepada mereka yang tidak menggunakan masker di tempat umum," ucap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai melakukan rapat koordinasi di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (13/7), seperti dilansir detik.com.

Kang Emil menuturkan denda diberlakukan bagi masyarakat yang tak menggunakan masker di tempat umum. Sementara di tempat pribadi, tak ada kewajiban.

"Kalau di ruang pribadi itu pilihan, di rumah tidak wajib. Mau pake silahkan untuk kewaspadaan. Kalau dia sedang pidato seperti saya tidak harus (pakai masker) , olahraga kardio tinggi, lari kencang, sepeda kencang, diizinkan (tidak menggunakan masker), sedang makan dibolehkan. Di luar itu ada denda," kata Kang Emil.

Pemberlakuan denda ini akan dilakukan selama 14 hari dan dimulai pada 27 Juli 2020. Pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.

"Proses ini akan dilakukan selama 14 hari dimulai pada 27 Juli. Pemberlakuan dendanya akan dimulai. Sebelum itu akan ada finalisasi sosialisasi. Mudah-mudahan tidak ada yang banyak yang kena denda," tuturnya.

Kang Emil mengatakan pemberlakuan denda ini dilakukan mengingat dari pengamatan dan laporan, masih banyak yang tidak menggunakan masker di lapangan.

"Ini hasil monitor dan laporan dari Kapolda, banyak orang yang cuek tidak menggunakan masker," katanya.

Selain membayar denda, sambung Emil, ada pilihan lain dalam penggunaan sanksi yakni kurungan atau kerja sosial.

"Kalau tidak bisa membayar denda, pilihannya opsinya kurungan atau kerja sosial yang finalisasinya sedang disiapkan pak Kajati," katanya. (@fen) **

WARTA CRIME: Misteri Kematian Editor Metro TV: Luka Tusuk di Leher-Dada

Ilustrasi./steven depolo./ist

JAKARTA, News-warta.blogspot.com.- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan luka tusukan di leher menjadi penyebab utama  kematian video editor Metro TV, Yodi Prabowo.

"Hasil autopsi di RS Polri Kramat Jati penyebab utamanya tusukan di leher," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (13/7), seperti dilansir CNN Indonesia.

Yusri menuturkan dari hasil autopsi ditemukan dua luka tusuk di tubuh korban. Luka tusuk di leher, kata Yusri, menyebabkan luka robek. Sedangkan luka tusuk di dada, disebut mengenai iga dan menembus paru-paru korban.

Dugaan sementara, kata Yusri, alat yang digunakan oleh pelaku untuk menusuk Yodi adalah pisau dapur. Sebab, di lokasi kejadian ditemukan sebilah pisau dapur.

"Ada pisau dapur di situ, ini indikasi sementara pisau dapur digunakan untuk menusuk korban, ini dugaan sementara," ujarnya.

Yusri menerangkan sampai saat ini polisi telah memeriksa 23 saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus ini.

"23 saksi tersebut adalah orang-orang terdekat dan orang-orang yang memang dianggap perlu oleh penyidik untuk diambil keterangannya, termasuk orang kantornya," tuturnya.

Pada Jumat (10/7) lalu, video editor Metro TV, Yodi Prabowo ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) Ulujami, Jakarta Selatan.

Pengungkapan kasus ini bermula dari Jumat (10/7), ketika anak-anak yang sedang bermain layangan di pinggir tol menemukan jasad tergeletak. Mereka lalu melaporkan kepada warga lain, yang lalu menghubungi polisi.

Sebelumnya, tak jauh dari lokasi ditemukan mayat, pada Rabu (8/7) warga menemukan sepeda motor matik warna putih yang terparkir dengan mesin sudah dingin. Motor itu kemudian dilaporkan, dan diamankan polisi.

Sampai saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengusut penyebab kematian video editor Metro TV Yodi Prabowo. Bahkan, kepolisian juga menerjunkan anjing pelacak dari unit K9 untuk membantu pelacakan. (@fen) **


Minggu, 12 Juli 2020

WARTA SELEB: Artis FTV Ditangkap Polisi, Diduga Terkait Prostitusi Online


HH (23), artis FTV ditangkap polisi di Medan, Senin (13/) dini hari WIB./istimewa/via suara.com.

MEDAN, Newswarta.blogspot.com.- Seorang wanita yang disebut-sebut sebagai artis FTV berinisial HH ditangkap polisi dari sebuah hotel di Kota Medan pada Senin (13/7) dini hari.

Publik figur bertubuh mungil itu diamankan personel Satreskrim dan Intelkam Polrestabes Medan. Ia diamankan polisi dari sebuah kamar hotel bersama seorang teman lelaki.

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko membenarkan ihwal penangkapan seorang wanita yang merupakan artis tersebut. Polisi menangkap HH setelah mendapat informasi bahwa ada mucikari yang bisa menghadirkan artis.

"Saat diamankan H (23) ini bersama seorang laki-laki di salah satu hotel di Kota Medan," kata Kombes Riko Sunarko, seperti dilansir Suara.com.

Kata Riko, keduanya diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan.

Sementara untuk dugaan prostitusi online, Riko mengatakan sedang dilakukan penyelidikan terhadap keduanya.

Saat diamankan ke Mapolrestabes Medan, wanita mungil itu menutupi wajahnya dengan masker dengan mengenakan jaket serta penutup kepala.

Saat turun dari mobil berwarna hitam, HH tampak menutup wajahnya dan diapit petugas yang menggiringnya masuk ruang penyidik Unit PPA.

"Pria yang bersama HH ini juga diamankan dan dilakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan prostitusi online," Riko menambahkan. (@fen) **


WARTA DUKA: Gelagat Aneh Yodi Prabowo Sebelum Ditemukan Tewas

Ayah Yodi Prabowo, Suwandi jelaskan gelagat aneh anaknya sebelum ditemukan tewas./okezone/hambali.

TANGERANG SELATAN, News-warta.blogspot.cm.- Orangtua almarhum Yodi Prabowo (26) editor video Metro TV,  mengungkap adanya perubahan tingkah laku putranya.

Perubahan itu disampaikan sang ayah, Suwandi. Kata dia, hari-hari belakangan almarhum Yodi makin rajin beribadah di musala dan masjid dekat rumah. Khususnya jika memasuki waktu-waktu salat 5 waktu.

"Salatnya rajin, rajinnya sampe dia ke Masjid Al-Jihad. Dia kalau subuh keluarin motor pakai sarung. Tetangga juga kan sering bareng. Mungkin lebih dari sebulan, yang jelas ibadahnya makin meningkat. Saya lihat perubahannya itu," katanya saat ditemui di rumahnya, Jalan Alle Raya, RT 06 RW 08, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Minggu (12/7), seperti dilansir Okezone.

Dilanjutkan Suwandi, putranya itu termasuk anak yang pendiam. Bisa dikatakan, Yodi tidak pernah bercerita soal apa pun persoalan kepadanya. Dia pun merasa haru, lantaran jarang sekali bertemu dan berbincang di rumah.

"Kalau saya kan kerja normal. Berangkat pagi pulang sore, tapi kalau anak saya kan berangkat sore, berangkat pagi. Jadi kalau saya berangkat pagi, pulang sore, sorenya kan nggak ketemu. Begitu anak saya pulang jam satu malam, dia kan pas saya bangun berangkat pagi, dia masih tidur. Paling mamanya, kalaupun ada (curhat)," ungkapnya.

Dikatakannya, pada hari terakhir almarhum Yodi di rumah yakni Selasa 7 Juli 2020, ada gelagat tak biasa ditunjukkan Yodi terhadap sang ibu, Turinah. Ketika itu, Yodi terus membuntuti ibunya seolah hendak menyampaikan sesuatu.

"Memang kayak bingung kata istri pas hari Selasa, dia ngikutin tumben-tumbenan. Istri saya masak dia ikutin, istri saya ke depan dia ikutin, mungkin dia mau ngomong sesuatu sebelum berangkat itu. Tapi nggak ngomong. Ya boleh dibilang kayak galau-galau. Ada sesuatu yang pangen diomongin," ucapnya. (@fen) **

Sabtu, 11 Juli 2020

WARTA SELEB: Raffi Ahmad Ditawari Menjadi Wakil Wali Kota Oleh Putri Wapres Ma'ruf Amin

Raffi Ahmad ditawari menjadi wakil wali kota oleh putri Wapres Ma'ruf Amin./tribunwow.com/ist.

JAKARATA, News-warta.blogsot.com.-  Presenter Raffi Ahmad kedatangan tamu spesial yang ternyata adalah putri dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

Siti Azizah Ma'ruf, datang ke rumah Raffi bersama suaminya, M. Rapsel Ali.

Ternyata, selain untuk menjalin silaturahmi, kedatangan Siti tersebut untuk mengajak Raffi menjadi wakilnya dalam perhelatan pemilihan wali kota Tangerang Selatan tahun 2020.

Diketahui, Siti akan maju menjadi calon wali kota Tangerang Selatan pada pemilihan kepala daerah yang rencananya akan digelar bulan Desember 2020.

Peristiwa tersebut direkam dalam tayangan yang diunggah di akun YouTube keluarga Raffi, Rans Entertainment, Sabtu (11/7).

Raffi yang kegirangan didatangi sosok tokoh politik di rumahnya langsung menyambut Siti dan Rapsel. Ia terlihat akrab dengan suami Siti yang ternyata sudah dikenalnya sejak lama.

"Waduh ini satu kehormatan nih, ibu bisa datang ke rumah. Seadanya aja ibu ya," kata Raffi merendah, seperti dilansir Tribunwow.com.

"Iya, seadanya aja gini," balas Siti memuji.

"Nggaklah bu," ujar Raffi.

"Ini satu kehormatan buat kita. Jadi ini silaturahmi karena kan kalau temen-temen ini subscribernya Rans ini udah pada tahu kalo digambar-gambar udah banyak wajahnya ibu."

"Kita doakan menjadi wali kota Tangerang Selatan, Isyaallah lancar," lanjutnya.

Siti kemudian langsung menyatakan maksudnya mendatangi rumah Raffi dan istrinya Nagita tersebut.

Selain untuk menengok pasangan itu dan putra mereka, Siti ternyata ingin mengajak Raffi untuk menjadi wakilnya saat maju pada Pilkada 2020.

"Mau nengok Raffi, negok Nagita, negok Rafathar," ujar Siti.

"Sekalian mau nawarin Raffi, mau ndak jadi wakil saya?," tanyanya yang langsung disambut seruan Raffi dan Nagita dengan antusias.

Mendengar hal tersebut Raffi langsung tertawa sementara Nagita memegang kepalanya sambil membalikkan tubuh.

"Bolehlah saya nanti diajarin sama ibu," jawab raffi.

Ia kemudian mempersilakan Siti dan suaminya untuk duduk bersama di ruang makan rumahnya.

Sementara itu, Nagita dan asisten rumah tangganya mempersiapkan santapan untuk makan bersama dengan para tamunya tersebut.

"Bro, ini di rumah digangguin terus sama bunda. Bilang, 'Yang nanti kan aku punya potensi jadi pemimpin'," kata Rapsel memulai pembicaraan yang langsung dipotong Raffi.

"Wuah, tapi aku tuh," sambar Raffi yang salah tingkah tak mampu berkata-kata.

"Kapan lagi kan?," balas Siti membujuk.

"Tapi apakah aku sudah siap atau belum, kan aku perlu banyak belajar juga ibu," lanjutnya kemudian.

Siti membesarkan hati Raffi dan mengatakan bahwa ia bisa saja belajar menjadi pemimpin daerah.

"Kalau belajar sama yang di sebelah," kata Siti sambil menunjuk suaminya.

"Negarawan kita nih, Pak Rapsel," ucap Raffi menyetujui.

Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya telah lama mengenal menantu Wapres Ma'ruf Amin tersebut.

"Ini kan kalo aku berkawan sama Pak Rapsel udah lama banget. Udah 10 tahun kali bro. Lebih 10 tahun kita naik motor bareng-bareng," tutur Raffi.

"Sekarang pak Rapsel ini sudah menjadi anggota dewan. Waktu itu di Makassar ya bro ya?," tanyanya yang dibalas anggukan Rapsel.

Siti kembali membujuk Raffi agar bersedia mendampinginya menjadi wakil dengan menyinggung artis lain yang sudah berhasil menjadi kepala daerah.

"Kan sekarang banyak artis, mau jadi Bupati, Gubernur, iya kan?," tanya Siti meyakinkan.

"Nah, sekarang Raffi. Nggak usah jauh-jauh kan tetangga," lanjutnya. (@fen) **


WARTA CORONA: Temuan Corona di Klaster Secapa AD Diawali Ketidaksengajaan



KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa (ketiga kiri) didampingi istri Diah Erwiany (kedua kiri) tiba untuk mengikuti pelepasan jenazah Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Minggu (10/5/2020)./antara/m risyal hidayat.

BANDUNG, WARNA-warni-Warta.blogspot.com.- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menjelaskan ihwal kasus penularan virus corona (Covid-19) yang terjadi di lingkungan Kompleks Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD) di Kota Bandung, Jawa Barat.

Andika mengatakan mulanya ada dua prajurit siswa yang berobat di Rumah Sakit Dustira Cimahi. Kedua prajurit itu mengaku mengalami gejala sakit bisul disertai demam. Sedangkan, satu prajurit lainnya masalah tulang belakang.

"Tepatnya dua minggu lalu, saya mendapat laporan dari Komandan Secapa AD. Diawali ketidaksengajaan dua siswa berobat ke RS Dustira," ucap Andika di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) III/Siliwangi, Sabtu (11/7), seperti dilansir CNN Indonesia.

Keduanya, lanjut Andika, lantas menjalani pemeriksaan tim medis di RS Dustira dengan metode swab sebagai prosedur otoritas layananan kesehatan. Ternyata, hasil kedua siswa itu positif terjangkit corona.

Tim medis lalu melapor kepada Markas Besar TNI AD di Jakarta. Pimpinan di Jakarta kemudian mengirim 1.400 alat rapid tes. Menurut Andika, jumlah alat rapid tes sebanyak itu untuk memeriksa 1.198 prajurit siswa dan 200-an pelatih serta staf.

"Awalnya ada 187 orang yang hasil rapid test-nya reaktif sehingga dicurigai terinfeksi Covid-19. Dari situ saya kirim VTM (alat tes PCR) ke Kakesdam kemudian dilakukan swab dari situ kemudian jumlahnya bertambah terus hingga 1.280 orang," ujar Andika.

Andika merinci sebanyak 991 prajurit siswa terjangkit virus corona, sedangkan sisanya 289 orang merupakan staf anggota Secapa dan keluarganya. Sebagian besar dari mereka yang positif itu melakukan karantina mandiri, dan hanya 17 orang yang dirawat di rumah sakit.

Dari 17, satu negatif dan 16 masih positif tapi semua tidak merasakan gejala apa pun.
"Satu negatif masih di sana karena masalah TBC paru-paru," tutur Andika.

Andika kemudian mengunjungi Secapa TNI AD siang tadi (kemarin, red). Dalam kesempatan itu, dia menanyakan secara acak siswa yang positif dengan penerapan protokol kesehatan.

"Di Secapa, saya tanya satu per satu ambil tiga orang tidak ada pengkondisian. Saya tanya apa yang dirasakan dan mereka bilang yang dirasakan sama sekali tidak ada (gejala)," ucap Andika.

KSAD juga menjelaskan bahwa sejak Selasa (7/7) sudah dilakukan swab tahap kedua. Dari tes swab kedua, hasilnya ada 14 yang dinyatakan negatif. Sedangkan, 296 masih menunggu hasil lab.

"Sekarang, siswa maupun staf Secapa yang tadinya 1.280 itu sudah berkurang (karena hasil negatif Covid-19). Dari siswa kurang 17 dari staf kurang 12," ucapnya.

Andika menambahkan, siswa dan staf yang sudah negatif kini berada di tempat terpisah di Secapa AD.

Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan Kompleks Secapa TNI AD yang berada di kawasan Hegarmanah, Bandung, kini telah dilakukan karantina wilayah. Institusi pendidikan negara itu menjadi klaster penularan baru terkait Covid-19 di wilayah Jabar.

"Penambahan yang cukup banyak untuk Provinsi Jawa Barat didapatkan dari klaster yang sudah selesai kita lakukan penyelidikan epidemiologi sejak 29 Juni, yaitu klaster di Secapa TNI AD. Total, di sini (positif) 1.262 orang," kata Yurianto dalam keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta. (@fen) **

WARTA CRIME: "Si Kuya" Tak Berdaya Diringkus Aparat Polsek Pasirjambu

"Si Kuya" (kanan) pelaku pengeroyokan./visi.news/apih igun.

BANDUNG, WARNA-warni-Warta.blogspot.com.- AR alias "Si Kuya" salah seorang  pelaku pengeroyokan terhadap jukir (juru parkir) yang sudah buron selama dua bulan tak berdaya ketika berhasil diringkus aparat. 

Si Kuya (31), merupakan penduduk Kp. Ciputih, Desa Soreang, Kec. Soreang, Kab. Bandung, Jawa Barat yang terindentifikasi sebagai anggota kelompok bermotor. 

Dia merupakan salah seorang dari empat pelaku pengeroyokan terhadap korban SS, salah seorang jukir di salah satu  pasar swalayan di Desa Tenjolaya, Kec.  Pasirjambu.

"Alhamdulillah, berkat laporan masyarakat, dini hari tadi sekitar pukul 01.30, kita berhasil menangkap AR alias Si Kuya,  seorang pelaku pengeroyokan yang selama ini kita cari ," terang Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Pasirjambu AKP Asep Dedi, Sabtu (11/07), seperti dilansir VISI.NEWS.

Dikatakan Asep, kejadiannya pada tanggal 9 Mei 2020 saat bulan puasa. Pelaku bersama tiga rekannya melakukan pengeroyokan yang membuat korban mengalami luka di bagian kepala akibat pukulan botol minuman.

Mendapat laporan adanya kejadian itu, petugas pun langsung bergerak mendatangi TKP dan mencari para pelaku, termasuk menginformasikan ciri-cirinya kepada masyarakat. 

"Sebelumnya kita sudah tangkap satu orang, kemudian sekarang satu lagi. Dua masih buron, tapi kita sudah petakan tempat biasa mereka nongkrong. Kami imbau sebelum kami tangkap,  keduanya agar menyerahkan diri saja," imbaunya.

Pelaku  saat ini masih terus diinterogasi petugas di Mapolsek Pasirjambu Kab Bandung. Ancaman penjara antara 7 hingga 12 tahun menanti, jika terbukti melanggar pasal 170 KUH Pidana.

Pada bagian lain Asep mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan, termasuk melaporkan pelaku tindak kriminal.

"Sinergitas antara masyarakat dan jajaran kepolisian, sekali lagi terbukti ampuh dalam mengungkap sebuah kasus. Buat masyarakat, 'hatur nuhun' kami sampaikan, semoga kita senantiasa bersinergi," pungkas Asep Dedi. (@fen) **


Jumat, 10 Juli 2020

WARTA DUKA: Di Mata Keluarga, Yodi Prabowo Sosok Pendiam dan Tak Punya Musuh

Yodi Prabowo./istimewa/via okezone.com.

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.- Usai menjalani autopsi di Rumah Sakit Kramat Jati, jenazah Yodi Prabowo, editor Metro TV akhirnya tiba di rumah duka di Rempoa, Tangerang Selatan pada Jumat (10/7).

Tak ayal, isak tangis pun pecah saat jenazah Yodi tiba. Bahkan, ibu dan adik Yodi tak henti-hentinya meneteskan air mata melihat anak pertama dari empat bersaudara ini pulang ke rumah dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Menurut keluarga, Yodi dikenal pria yang pendiam dan taat beribadah dan juga tidak mempunyai musuh semasa hidupnya. Keluarga pun tak menyangka akan tewasnya Yodi. Keluarga pun sempat bermimpi bahwa Yodi sempat pulang ke rumah, namun tidak membawa motor.

Salah seorang keluarga Yodi, yang bernama Wartini mengatakan, dirinya baru mengetahui Yodi tewas Jumat siang. Menurutnya, keluarga sempat akan melaporkan hilangnya Yodi ke pihak kepolisian, namun keluarga mengira Yodi berada di rumah temannya.

Wartini mengatakan, selama bekerja Yodi memang setiap hari pulang ke rumah, namun selama tiga hari lalu Yodi sudah tidak pulang dan tidak bisa dihubungi.

Seperti diketahui sebelumnya, Yodi Prabowo, pria yang kesehariannya bekerja di sebuah stasiun televisi swasta ini ditemukan tewas mengenaskan di pinggir tol yang berada di Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat siang. (@fen/okz) **


Ada Luka Tusuk, Jurnalis Metro TV Ditemukan Meninggal di Pinggir Tol



Ilustrasi./antara/septianda perdana.

WARNA-warni-WARTA.blogsot.com.- Jurnalis Metro TV Yodi Prabowo ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) kawasan Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).

Informasi tentang meninggalnya wartawanMetro TV Yodi Prabowo itu dibenarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono.

"Iya, sedang diolah TKP oleh Sat Reskrim Polres," kata Budi seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Namun, Budi belum menjelaskan secara rinci ihwal kasus tersebut. Termasuk, soal kronologi penemuan atau penyebab meninggalnya Yodi.

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama Metro TV Don Bosco Selamun membenarkan bahwa jurnalisnya meninggal dunia dan telah ditemukan di pinggir jalan TOL JORR.

Dari informasi yang dihimpun, penemuan korban bermula dari seorang saksi yang menemukan motor di sebuah warung bensin dalam keadaan mesin sudah dingin.

Beberapa saat kemudian, sejumlah anak yang sedang bermain layangan di pinggir jalan tol melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak.

Tak Ada Kabar Sejak 7 Juli

Sementara itu, stasiun televisi berita Metro TV mengonfirmasi mengenai salah satu karyawannya yang ditemukan tewas di pinggir jalan Tol JORR kawasan Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).

Chief Editor Metro TV, Don Bosco Selamun, menuturkan karyawannya yang bernama Yodi Prabowo itu menjabat sebagai editor visual.

Yodi, kata Don, tercatat terakhir masuk kerja pada Selasa (7/7), sif 4, dengan jam kerja pukul 15.00 WIB sampai dengan 22.27 WIB. Setelah itu tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan.

Don menuturkan pihaknya juga menerima informasi dari keluarga Yodi bahwa yang bersangkutan tidak pulang ke rumah untuk beberapa hari.

"Iya (pihak keluarga sudah menghubungi), mereka sudah saling berhubungan. Karena dari pihak keluarga kita dapat tahu bahwa dia selama ini tidak pulang ke rumah," tuturnya.

"Karena dari keluarga dilaporkan tidak pulang ke rumah, maka teman-teman dari Metro TV, sekretariat menelepon di mana dia berada. Teman dekatnya ditanya, namun kemudian keluarganya dapat informasi duluan yaitu kejadiannya," tambah Don.

Don mengatakan saat ini jenazah sedang diautopsi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Teman-teman ada yang tadi ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) terus mengantar jenazahnya ke RS Polri untuk diautopsi," kata Don.

Don menjelaskan Yodi bergabung dengan Metro TV pada 15 Desember 2015.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono, membenarkan jenazah yang ditemukan di pinggir jalan Tol JORR merupakan jurnalis Metro TV bernama Yodi Prabowo.

Kabar penemuan jenazah korban itu setelah sejumlah anak yang sedang bermain layangan di pinggir jalan tol melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak.

"Iya, sedang diolah TKP oleh Sat Reskrim Polres," kata Budi.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Irwan Susanto mengatakan luka tusuk itu ditemukan dari hasil pemeriksaan sementara terhadap tubuh korban.

"Hasil pemeriksaan sementara ditemukan luka tusukan pada tubuh korban, ada dugaan korban pembunuhan, tapi masih kami dalami lagi," kata Irwan saat dihubungi.

Kendati demikian, kata Irwan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, lanjutnya, korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi. Irwan mengatakan polisi juga turut menemukan barang bukti pisau di lokasi ditemukannya jasad jurnalis Metro TV itu. (@fen)**

Kamis, 09 Juli 2020

WARTA DUKA: Pencipta Lagu Anak Papa T. Bob Wafat



Pencipta lagu anak-anak Papa T Bob wafat di usia 59 tahun, Jumat (10/7)./screenshot via Instagram/@papatbob_official.

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.-Pencipta lagu anak-anak Papa T Bob meninggal dunia pada usia 59 tahun, Jumat (10/7). Kabar tersebut dikonfirmasi oleh sejumlah musisi.

"R.I.P Papa T Bob.Terima kasih sudah memberikan banyak nada saat ku tumbuh dewasa. Banyak musisi lahir karena jatuh cinta dengan karya-karya mu saat mereka beranjak dewasa. Salah satunya aku. Rest in love," kata Vidi Aldiano dalam kicauan di Twitter, Jumat (10/7).

Musisi Kak Nunu juga membenarkan kabar tersebut ketika dihubungi, Jumat (10/7). "Iya betul meninggal," katanya seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Antara memberitakan Papa T Bob meninggal dunia pada Jumat (10/7) pukul 10.35 WIB. Jenazah Papa T Bob juga rencananya akan dikebumikan di Bintaro, namun belum ada keterangan waktu yang pasti karena keluarga masih berunding.

Papa T Bob sebelumnya diketahui sempat dirawat di rumah sakit pada April lalu akibat penyakit komplikasi yang disebabkan oleh diabetes yang ia derita.

Namun pada Juni, disebutkan bahwa kondisi Papa T Bob membaik dan menjalani rawat jalan.

Lahir pada 22 Oktober 1960, Papa T Bob merupakan pencipta lagu anak-anak kenamaan Indonesia terutama era 90-an. Sejumlah lagu hit anak-anak seperti Diobok-obok, Anak Ajaib, Katanya, Bolo-Bolo, Si Nyamuk Nakal, Dudidam, serta Si Lumba-lumba merupakan karyanya.

Pencipta lagu bernama asli Erwanda ini dikenal dengan aturan harus melihat sang artis terlebih dahulu sebelum menciptakan lagu. Hal itu dilakukan supaya bisa membayangkan lagu yang pantas dibawakan dan sesuai dengan karakter sang artis.

Joshua merupakan salah satu artis yang pernah ditolak Papa T Bob sebelum akhirnya dikenal melalui lagu Diobok-obok.

Papa T Bob juga mengorbitkan beberapa artis muda kala itu seperti Tiga Anak Manis, Tina Toon, Trio Kwek-Kwek, Enno Lerian, serta Bondan Prakoso.

Pada Agustus 2019, Papa T Bob bersama sahabatnya, Mamo Agil berusaha menghidupkan kembali lagu anak-anak dengan menggelar Lomba Karya Cipta Lagu Anak di TIM.

Kala itu, mereka mendapat penghargaan dari Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) dan Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Provinsi DKI Jakarta. (@fen) **


Pembobol Bank Rp 1,7 Triliun Baru Tertangkap Setelah Buron 17 Tahun

Maria Lumowa diekstradisi Kemenkumham dari Serbia./kemenkumham/via okozone.com

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.- Tersangka kasus pembobolan kas bank BNI lewat Letter of Credit (L/C) fiktif, Maria Pauline Lumowa, yang buron selama 17 tahun, tiba di Indonesia setelah diekstradisi dari Serbia, pada Kamis, 9 Juli 2020. Setibanya di Indonesia, Maria Lumowa langsung dibawa ke Bareskrim Mabes Polri.

Pihak kepolisian belum langsung memeriksa Maria Lumowa. Maria Lumowa diistirahatkan lebih dulu untuk sementara waktu sambil menunggu hasil test swab dari dokter. Saat ini, Maria Lumowa tengah beristirahat di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Mabes Polri.

"Kan belum diperiksa, (ditahan) di Bareskrim," singkat Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (10/7), seperti dilansir Okezone.com.

Argo menjelaskan, alasan pihaknya belum langsung memeriksa Maria Lumowa. Sebab, kata Argo, Maria Lumowa baru saja menempuh perjalanan cukup jauh menggunakan pesawat. Oleh karenanya, Polri memberikan waktu yang cukup untuk Maria istirahat sebelum dilakukan pemeriksaan.

"Untuk saat ini yang bersangkutan istirahat. Kita berikan hak daripada ini untuk istirahat. Tentunya, setelah nanti kira-kira dicek dokkes dan dinyatakan fit, maka akan kita lakukan pemeriksaan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly, turun langsung ke Serbia untuk menjemput Maria Pauline Lumowa. Yasonna dan delegasi Indonesia termasuk Bareskrim Polri mulai bertandang ke Beograd, Serbia, sejak, Sabtu, 4 Juli 2020.

Lewat proses ekstradisi, Yasonna dan jajarannya berhasil membawa Maria Lumowa ke Indonesia. Meskipun, Yasonna dan delegasi Indonesia kerap mendapat hambatan dalam upaya ekstradisi Maria Lumowa.

Maria Pauline Lumowa merupakan Bos PT Gramarindo Mega Indonesia yang lahir di Paleloan, Sulawesi Utara, 27 Juli 1958. Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif. Namun, ia melarikan diri ke luar Indonesia pada 17 tahun yang lalu.

Maria Pauline Lumowa masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buronan aparat penegak hukum Indonesia. Maria Lumowa dikabarkan terbang ke Singapura pada September 2003 atau sebulan sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh tim khusus yang dibentuk Mabes Polri.

Perkara Maria bermula pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003, dimana Bank BNI mengucurkan pinjaman senilai 136 juta dolar AS dan 56 juta Euro atau setara Rp 1,7 Triliun dengan kurs saat itu, kepada PT Gramarindo Group yang dimiliki Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu.

Aksi PT Gramarindo Group diduga mendapat bantuan dari 'orang dalam' karena BNI tetap menyetujui jaminan L/C dari Dubai Bank Kenya Ltd., Rosbank Switzerland, Middle East Bank Kenya Ltd., dan The Wall Street Banking Corp yang bukan merupakan bank korespondensi Bank BNI.

Pada Juni 2003, pihak BNI yang curiga dengan transaksi keuangan PT Gramarindo Group mulai melakukan penyelidikan dan mendapati perusahaan tersebut tak pernah melakukan ekspor. Dugaan L/C fiktif ini kemudian dilaporkan ke Mabes Polri.

Namun Maria Pauline Lumowa ternyata sudah lebih dahulu terbang ke Singapura pada September 2003 atau sebulan sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh tim khusus yang dibentuk Mabes Polri. Perempuan kelahiran Paleloan, Sulawesi Utara, pada 27 Juli 1958 tersebut belakangan diketahui keberadaannya di Belanda pada 2009 dan sering bolak-balik ke Singapura. (@fen)**



WARTA CRIME: Pesta Miras di Kamar Kos, 11 Muda-mudi Tasik Digaruk Satpol PP

Anggota Satpo PP Kota Tasik saat melakukan pemantauan di lokasi penggerebekan pesta miras./visi.news/ayi kuraesin

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.- Saat tengah asyik melakukan pesta miras yang melibatkan belasan pemuda dan pemudi di rumah kos di Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, tepatnya di Perumahan Permata, mereka dipaksa untuk berhenti setelah anggota Satpol PP Kota Tasik datang ke lokasi tersebut, Rabu (8/7).

Dalam aksi penggerebakan yang dilakukan angota Satpol PP itu, selain mengamankan belasan pemuda dan  pemudi juga menyita barang bukti miras jenis tuak sisa yang telah dikonsumsi. 

Kabid Tantribum Satpol PP, Yogi Subarkah kepada wartawan mengatakan, razia dilakukan setelah mendapatkan laporan dari warga terkait adanya pesta miras. Atas laporan tersebut pihaknya langsung bergerak melakulan razia.

Hasilnya, sebanyak 11 muda mudi berusia antara 24 hingga 25 tahun berhasil diamankan. Bahkan, ada juga yang berusia sekitar 17 tahun ikut dalam pesta miras tersebut. 

"Semalam mendapat laporan dari warga bahwa di kamar kosan tersebut kerap berkumpul anak muda berpesta miras. Kami langsung bergerak melakukan razia," katanya Kamis (9/7), seperti dilansir VISI.NEWS.

Menurutnya, dari sebelas muda mudi yang diamankan itu diantaranya 9 orang laki-laki dan 2 orang wanita. Mereka sedang asyik pesta miras. 

Adapun barang bukti yang disita yakni 3 bungkus besar tuak, 1 botol plastik ukuran 1 liter sisa pakai dan beberapa botol miras jenis vodka, anggur merah dan arak dalam keadaan kosong. 

"Bisa jadi setelah pesta miras, mereka diindikasikan akan melakukan pesta seks juga. Mereka langsung digiring ke mako untuk diberi pembinaan," tuturnya. 

Dikatakan Yogi, mereka melakukan pesta tersebut di tempat milik salah seorang berinisial N. Adapun yang diamankan itu warga Tamansari dan Mangkubumi. 

"Setelah didata dan diberi pembinaan langsung dipulangkan ke rumahnya masing-masing dengan dijemput para orang tuanya," ungkapnya. (@fen) **

Rabu, 08 Juli 2020

WARTA SELEB: Tak Jadi Melahirkan,Vanessa Angel Ternyata Kontraksi Palsu



Vanessa Angel./ig/@vanessaangel.

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.- Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Ardiansyah, sudah ke rumah sakit untuk menyambut kelahiran sang buah hati. Namun, rupanya Vanessa hanya kontraksi palsu sehingga keduanya pulang kembali ke rumah.

Lewat update di akun Instagram Bibi diketahui Vanessa langsung dibawa ke rumah sakit karena merasakan perutnya kontraksi seperti ingin melahirkan.

"Enggak jadi lahiran, ternyata mules-mules palsu," kata Bibi seperti dikutip dari Insta Story-nya, Kamis (9/7), dilansir Okezone.com.

Padahal sebelumnya, pasangan ini sempat mengunggah video berjoget di ruangan rumah sakit. Vanessa sudah siap memakai baju rumah sakit lengkap dengan gelang pasien pada 8 Juli lalu.

"Muter terus bang sampai brojol #gendeng," tulis Vanessa.

Bibi pun merasa dikerjai oleh sang jabang bayi. Namun, ia dan sang istri berusaha sabar meski ternyata batal melihat calon buah hatinya itu.

"Dikerjain kita sama bayi," ujar Bibi. (@fen) **

WARTA IPTEK: Akhirnya WHO Umumkan Covid-19 Bisa Menyebar Lewat Udara




Ilustrasi penularan virus corona lewat udara atau airborne. (Istockphoto/wildpixel)

- Tetesan dari orang yang pidato selama satu menit mengandung tujuh juta partikel virus per mililiter atau satu menit pidato keras dapat menghasilkan lebih dari 1.000 tetesan yang mengandung virus.

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.- Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan virus corona SARS-CoV-2 bisa menyebar lewat udara atau airborne. WHO menyebut penularan melalui udara sama berbahaya dengan penularan virus di permukaan benda yang terpapar.

Pengumuman itu keluar setelah dua ratusan peneliti yang mendesak WHO untuk membuat aturan baru tentang penularan Covid-19 lewat udara. Peneliti mengacu pada sejumlah penelitian yang menyebut virus tersebut dapat bertahan di udara.

Melansir CNN Indonesia dari Scientific American, Kamis (9/7), para ilmuwan Universitas Wuhan mengatakan SARS-CoV-2 memiliki potensi untuk ditularkan melalui aerosol berdasarkan penelitian yang dilakukan di dua rumah sakit di Wuhan, Hubei, Cina.

Sementara dalam penelitian yang diterbitkan di Nature, para ilmuwan itu mengaku menyelidiki sifat aerodinamis dari SARS-CoV-2 dengan mengukur viral load dalam aerosol.

Hasilnya, konsentrasi RNA SARS-CoV-2 dalam aerosol terdeteksi di ruang isolasi dan ruang pasien berventilasi sangat rendah, tetapi lebih tinggi di area toilet yang digunakan oleh pasien.

Sedangkan tingkat RNA SARS-CoV-2 di udara di sebagian besar area publik RS tidak terdeteksi, kecuali di dua area yang rawan berkerumun. Peningkatan itu diduga disebabkan oleh orang yang terinfeksi SARS-CoV-2 berada di kerumunan.

"Penelitian kami dan beberapa penelitian lain membuktikan keberadaan aerosol SARS-CoV-2 dan menyiratkan bahwa transmisi aerosol SARS-CoV-2 mungkin menjadi rute yang tidak dapat diabaikan dari operator yang terinfeksi ke seseorang di dekatnya," kata peneliti Universitas Wuhan, Ke Lan.

Aerosol adalah partikel padat atau cair dalam bentuk butiran sangat kecil sehingga bisa tertahan dalam partikel gas seperti udara, terutama di ruangan tertutup tanpa ventilasi yang baik.

Dalam studi pracetak yang dilakukan Universitas Kesehatan Nebraskajuga menemukan bukti kontaminasi virus dalam sampel udara dan permukaan dari ruangan tempat pasien Covid-19 diisolasi

"Saya pikir ada banyak dari kita, termasuk saya sendiri yang merasa yakin bahwa rute penularan melalui udara sangat memungkinkan," ujar ahli patologi dan mikrobiologi Universitas Kesehatan Nebraska, Joshua Santarpia selaku penulis studi.

Sedangkan pada makalah yang terbit di New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa virus SARS-CoV-2 dapat tetap berada di aerosol sekitar tiga jam dan selama beberapa hari di berbagai permukaan. Namun, penelitian itu menyebut jumlah virus mengalami pengurangan secara signifikan.

Sebuah penelitian yang terbit di Prosiding National Academy of Sciences AS juga menyebut virus bisa menyebar ketika seseorang yang terinfeksi berbicara. Peneliti menggunakan laser hamburan cahaya untuk memvisualisasikan tetesan air liur kecil yang dikeluarkan selama pidato.

Peneliti mengasumsikan bahwa tetesan dari orang yang pidato selama satu menit mengandung tujuh juta partikel virus per mililiter atau satu menit pidato keras dapat menghasilkan lebih dari 1.000 tetesan yang mengandung virus yang dapat menggantung di udara selama delapan menit atau lebih.

"Ada kemungkinan besar bahwa berbicara normal menyebabkan penularan virus melalui udara di lingkungan terbatas," kata para peneliti.

Dugaan yang semakin menguatkan bahwa Covid-19 bisa menular lewat udara adalah ketika puluhan orang menghadiri latihan paduan suara di sebuah kota di AS. Kala itu, mereka tidak saling bersentuhan atau berdekatan satu sama lain. (@fen) **


WARTA CRIME: Duel Satu Lawan Satu dan Berakhir di Tangan Polisi

Tersangka saat digiring ke Mapolsek Indihiang Kota Tasik./visi.news/istimewa

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.- Hafidz Ali (20) warga Kampung Padasuka,  Kelurahan Sukamaju,  Kecamatan Indihiang,  Kota Tasikmalaya harus merasakan sakit di bagian mukanya akibat dihantam helm setelah duel dengan AS (18) warga Desa Nagasari,  Kecamatan Limbangan,  Kabupaten Garut, pada Rabu (18/7).

Peristiwa duel tersebut terjadi setelah AS berusaha melakukan pencurian telepon genggam milik Hafidz. Namun, nahas bagi AS, niat  menggondol kekayaan milik Hafidz tersebut harus berujung di tangan Polsek Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi mengatakan kejadian itu bermula saat pelaku AS bersama tiga rekannya mencuri HP dari kamar rumah Hafidz Ali (20) di lokasi kejadian.

Sialnya saat beraksi tepergok oleh saksi Zakyya Ridha (18). Kala itu saksi yang sedang tidur dan mendengar ada suara mencurigakan di luar. 

Selanjutnya saksi mengintai dari balik jendela. Saksi melihat ada orang yang mencurigakan. Saksi pun memberitahukan kepada korban, Hafidz Ali yang kala itu sedang tidur di ruang tamu. 

Korban pun mengintip di balik jendela ruang tamu. Terlihat ada orang tak dikenal berjalan di halaman rumah menuju ke jendela kamar. Korban pun menyuruh saksi, Zakyaa untuk memberitahukan kepada saksi lain, Eli Subarja (52) untuk bersama-sama menangkapnya. 

"Setelah Eli Subarja datang, korban dan Eli langsung membuka pintu rumah serta menendang pelaku hingga terjatuh. Korban pun langsung mengamankan pelaku," ungkap Didik, seperti dilansir VISI.NEWS.

Namun, ketika korban melihat ke arah luar ada tiga orang tak dikenal menggunakan 2 sepeda motor. Curiga itu sebagai kawan pelaku, korban pun melepaskan pelaku dan berniat untuk mengejarnya. Namun mereka melarikan diri.

"Sementara pelaku AS, yang sebelumnya dilepas oleh korban, memanfaatkan kesempatan itu untuk balik menyerang korban menggunakan helm," ungkap Kapolsek Dikdik. 

Dijelaskan,  saat itu korban tak menyadari  dirinya terancam. Berniat balik badan masuk ke dalam rumah lagi, tersangka langsung menghantamkan helm ke wajah korban. Dalam keadaan sadar korban pun membalasnya dan terjadilah perkelahian. 

Merasa pelaku keteter,  ungkap Dikdik,  berusaha kabur dan korban berusaha mengejar sambil berteriak meminta pertolongan warga. Hingga akhirnya pelaku bisa dilumpuhkan dan diamankan di pos ronda. 

Sementara itu, kata Dikdik,  korban langsung pulang ke rumah dan mengecek rumah. Benar saja, saat itu HP dan dompet milik korban sudah tidak ada. Sadar telah menjadi korban pencurian, korban pun melaporkan ke polisi. 

"Tidak lama petugas kepolisian yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi dan membawa pelaku ke Mapolsek Indihiang untuk diproses lebih lanjut," tambahnya. 

Dijelaskan, selain mengamankan pelaku juga menyita barang bukti. Juga melakukan visum atas luka korban. Adapun pelaku dikenai pasal 365 KUH Pidana, ungkapnya.(@fen) **


WARTA POLITIK: Pemerintah dan DPR Diminta Segera Duduk Bersama untuk Cabut RUU HIP

Aboe Bakar Alhabsyi./eramuslim.com/ist. 

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.- VISI.NEWS - Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dinilai sebaiknya tidak hanya ditunda pembahasannya, tetapi dibatalkan dan dicabut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsyi, saat menanggapi massifnya penolakan masyarakat terhadap pembahasan RUU HIP tersebut di DPR.

Pria yang akrab disapa Habib itu mengungkapkan bahwa Pemerintah dan DPR RI harus segera duduk bersama untuk menyepakati pembatalan RUU HIP tersebut.

“Saya kira ini sangat mendesak karena publik sensitif dengan isu tersebut,” ungkapnya dalam keterangan resmi, di Jakarta, Rabu (8/7), seperti dilansir eramuslim.com.

Meskipun sebelumnya Pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD sudah menyampaikan akan melakukan penundaan pembahasan RUU HIP. Namun, menurut Habib, sepertinya sikap dan pernyataan itu saja tidak cukup.

“Terbukti aksi demonstrasi oleh masyarakat masih digelar di mana-mana. Mereka melakukan penolakan terhadap RUU tersebut,” ujarnya.

Habib mengatakan, yang disuarakan masyarakat adalah penolakan RUU HIP. Jadi, Habib menegaskan bahwa yang mereka minta bukan sekadar penundaan pembahasan.

“Tentu ini harus didengarkan dengan baik, apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” kata Anggota Komisi III DPR RI itu. (@fen) **

WARTA DUKA: Suasana Duka Masih Menyelimuti Keluarga Almarhum H Usep Romli HM

Suasana duka masih menyelimuti keluarga dan kerabat serta handai tolan yang melayat./visi.news/zaahwan aries

 - "Setelah saya beri air minum, ia langsung terlihat tertidur pulas. Eh gak taunya ketika diperiksa oleh petugas, ternyata ia sudah meninggal," kata Ai. 

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.-  Suasana duka masih menyelimuti keluarga maupun kerabat dan handai tolan menyusul meninggalnya salah seorang wartawan dan sastarawan senior Sunda, H Usep Romli HM yang juga dikenal sebagai budayawan Suda kahot.
  
Usep Romli meninggal dunia di Rumah Sakit Al Yamin, Limbangan, Kabupaten Garut,  Jawa Barat Rabu (8/7) sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelumnya almarhum sempat mendapatkan perawatan selama semalam karena sakit.

Istri alm Usep Romli, Hj Ai, menyebutkan pada Selasa (7/7) malam sekitar pukul 21.30, almarhum dibawa ke Klinik Al-Yamin Limbangan karena tiba-tiba mengalami sesak napas dan gula darahnya tinggi. Setelah dibantu dengan oksigen, ia pun merasa lebih enak dan nyaman sehingga bisa beristirahat dan tertidur.    

"Namun tadi pagi sekitar pukul 09.00 , almarhum kembali mengeluhkan sesak napasnya kembali. Pihak Klinik Al Yamin pun kemudian memutuskan untuk merujuknya ke Rumah Sakit Al-Islam Bandung," ujar Hj Ai saat ditemui di rumah duka di Kampung Kiaralawang, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, seperti dilansir VISI.NEWS.

Pihak Klinik Al Yamin pun, tutur Hj Ai, kemudian berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Al Islam terkait rencana dirujuknya almarhum. Namun ternyata dari informasi pihak Rumah Sakit Al Islam diketahui bahwa saat itu di sana tidak ada tempat yang kosong dan sekitar pukul 09.30, almarhum meninggal.

Hj Ai menceritakan, sebelum meninggal, almarhum suaminya itu sempat menyampaikan kekhawatirannya kalau-kalau saat itulah dirinya akan meninggal. Sedangkan diakuinya, ia sampai saat ini belum mempunyai bekal yang akan dibawanya ke alam baqa.

Mendengar perkataan sang suami, Hj Ai pun sempat menegurnya dan berusaha menenangkannya. Setelah itu, almarhum pun sempat minta diberi air minum dan ketika itulah almarhum terlihat langsung tertidur pulas.

"Setelah saya beri air minum, ia langsung terlihat tertidur pulas. Eh gak taunya ketika diperiksa oleh petugas, ternyata ia sudah meninggal," kata Ai sambil mengusap air mata yang membasahi pipinya.

Selain menderita penyakit gula darah, menurut Hj Ai, almarhum juga mengidap penyakit prostat, dan itu sudah dialaminya sejak dua tahun lalu. Namun demikian, almarhum masih tetap beraktivitas, terutama menulis carpon. Almarhum meninggal pada usia ke-71.

H Usep Romli lahir di Garut pada 16 April 1949. Sebelum menjadi wartawan, almarhum merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS) dan sempat menjadi guru SD di Kadungora. Namun meskipun telah menjadi PNS, hasratnya untuk menulis tak bisa dibendung sehingga ia pun pernah menjadi koresponden Mingguan Fusi (1972), Giwangkara (1972-1976), surat kabar Pelita (1977-1979), dan surat kabar Sipatahunan (1979-1980).

Saat hendak dipindahkan ke kantor P dan K Bandung (kini Dinas Pendidikan), Usep Romli memilih keluar sebagai PNS dan bekerja penuh sebagai wartawan di Pikiran Rakyat (PR), sampai pensiun. Almarhum juga dikenal fasih berbahasa Arab sehingga selama menjadi wartawan PR, almarhum sering ditugaskan ke luar negeri termasuk daerah konflik seperti Afghanistan, untuk membuat laporan tentang perlawanan kaum mujahidin melawan pendudukan Soviet-Rusia. 

Tak hanya itu, almarhum Usep Romli juga pernah ditugaskan di daerah  konflik lainnya seperti Palestina dan Bosnia. 

Meski sudah pensiun dari PR, almarhum tetap aktif menulis di sejumlah media. Ia juga kerap diundang untuk menjadi pemateri, baik dalam kegiatan yang menyangkut dunia kewartawanan ataupun dalam acara-acara budaya. 

Kemampuannya menulis sudah terlihat sejak ia masih duduk di Sekolah Pendidikan Guru (SPG). Karya-karyanya berupa sajak dan cerita pendek dalam bahasa Sunda sudah sering dimuat di berbagi media, seperti di majalah Kalawarta Kudjang, Mangle, Hanjuang, Giwangkara, dan Galura. 

Bahkan tak sedikit juga yang sudah dibukukan. Ia pun banyak menulis buku bacaan anak-anak, baik dalam bahasa Sunda maupun bahasa Indonesia. (@fen) **

Selasa, 07 Juli 2020

WARTA DUNIA: Presiden Penentang Lockdown Ini Kena Corona



Pemimpin negara yang selalu meremehkan virus corona kini dinyatakan positif Covid-19./afp/evaristo sa.

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.- Presiden Brasil Jair Bolsonaro, pemimpin negara yang selalu meremehkan virus corona kini dinyatakan positif Covid-19.

Respons Bolsonaro terhadap pandemi dikritik oleh berbagai pihak. Dia bahkan turut menentang lockdown. Menurut dia, kebijakan karantina dan lockdown hanya merusak perekonomian negara.

Dia juga menolak perintah untuk tinggal di rumah yang diberlakukan oleh sejumlah gubernur di Brasil untuk menahan penyebaran virus corona.

Dalam sebuah kesempatan pada pertengahan April lalu, Bolsonaro ikut turun ke jalan dan bergabung bersama ratusan demonstran untuk memprotes kebijakan lockdown, menjaga jarak, dan berdiam diri di rumah. Dia merangkul orang-orang yang berada di supermarket lokal dan gerai roti.

Pria yang dijuluki "Trump dari Brasil" itu menganggap kebijakan lockdown membuat pemerintah tidak bisa mendapatkan pemasukan sehingga tak memiliki cukup uang untuk menggaji pegawai negeri.

Sejak awal penyebaran, Bolsonaro kerap menganggap virus corona tak ubahnya flu biasa.

Bolsonaro dinilai memiliki lebih banyak musuh daripada teman di negaranya sendiri. Dia juga sempat menghabiskan waktu berlibur di sebuah resor ski di tengah pandemi.

Akibat Covid-19, Brasil mengalami krisis kesehatan masyarakat terburuk sejak wabah virus Zika pada tahun 2015.

Saat ini Brasil menjadi negara kedua dengan kasus corona terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat. Berdasarkan data statistikWorldometer, hingga Rabu (8/7) Brasil memiliki 1.674.655 dan 66.868 ribu kematian.

Gubernur dan wali kota di Brasil telah mengambil tindakan sendiri akibat lonjakan kematian, sementara Bolsonaro menentang tindakan itu dan mendorong para pendukungnya untuk ikut menentang mereka.

Dia memecat Menteri Kesehatan, Luiz Henrique Mandetta, terkait kebijakan lockdown itu.

Hanya saja, dalam waktu kurang dari sebulan, menteri kesehatan baru, Nelson Teich, memilih mengundurkan diri dengan alasan tidak cocok dengan sang presiden.

Dia juga memveto sejumlah pasal dalam RUU protokol kesehatan selama pandemi seperti pasal terkait kewajiban setiap perusahaan atau majikan menyediakan masker dan alat pelindung diri dari virus bagi para staf.

Semakin banyaknya kasus corona membuat sejumlah rumah sakit kewalahan, begitu juga layanan pemakaman.

Bolsonaro sendiri dinyatakan positif Covid-19 setelah empat kali dites usai mengalami demam. Menurut CNN, seperti juga dilansir CNN Indonesia, dia terinfeksi berdasarkan hasil pemeriksaan paru-paru yang dijalani pada Senin (6/7).

Bolsonaro menyampaikan langsung kabar itu dalam siaran langsung di televisi. Dalam pidato itu, Bolsonaro terlihat mengenakan masker dan meminta semua orang supaya menjauh darinya untuk sementara.

Dia dikabarkan sudah mengambil cuti selama sepekan untuk istirahat dan melakukan karantina. Bolsonaro mengaku telah menjalani rontgen paru-paru di rumah sakit militer sebagai tindakan pencegahan.

Selain melakukan tes Covid-19, dia juga telah mengkonsumsi obat hydroxchloroquine sebagai tindakan pencegahan.

Seperti dikutip dari AFP, di usia 65 tahun, Bolsonaro berada di salah satu kategori risiko tertinggi akibat virus yang telah membunuh lebih dari setengah juta orang di seluruh dunia dan menginfeksi hampir 12 juta jiwa. (@fen)**

CARNYAM SARWA "A", Gara-gara Randa Anyar (5) Nyacampah Garwa

Foto: kreasi Dola AI "Haaaar.....naha kalah ngabarakatak?" "Nya ngabarakatak Bah, masa Abah-abah ngajakan garwaan...