Iklan 8

Sabtu, 04 Juli 2020

Museum Rasulullah Dibangun di Timbunan Lumpur Sungai di Ancol




Aktivitas bongkar muat tanah/lumpur dikawasan reklamasi Ancol Timur. Jakarta, Sabtu (4/7)./cnn indonesia/dhio faiz.

JAKARTA.- Pihak Ancol membenarkan proyek pembangunan Museum Rasulullah saw. akan berdiri di atas daratan buatan yang terbentuk dari tumpukan lumpur yang dikeraskan di sisi timur kawasan wisata.

Department Head Corporate Communications PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari menyebut lumpur yang digunakan merupakan hasil pengerukan di sejumlah sungai di Jakarta.

"Tanah timbul yang ada memang merupakan area Ancol yang menjadi dumpsite tanah kerukan tiga belas sungai dan lima waduk di Jakarta yang juga akan dimanfaatkan sebagai lahan pembangunan Museum Rasulullah," kata Rika, Sabtu (4/7), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

CNNIndonesia.com berkesempatan mendatangi lokasi "tanah timbul" tersebut. Letaknya sekitar dua kilometer dari Gerbang Pintu Timur Ancol, tepatnya di seberang Mal Ancol Beach City (ABC).

Di lokasi itu, sebagian laut telah diuruk menggunakan lumpur bercampur sampah. Belasan truk Pemprov DKI silih berganti melakukan bongkar muat lumpur. Ekskavator dioperasikan untuk mengaduk lumpur hingga mengeras.

Sekda DKI Jakarta Saefullah menyebut luasnya kurang lebih 20 hektare. Sebagian besar kawasan itu terdiri dari lumpur yang telah mengeras. Bahkan di beberapa titik terdapat bukit-bukit kecil.

"Pemanfaatan wilayah tanah yang terbentuk merujuk pada Kepgub dan semuanya sesuai yang tertulis di Kepgub tersebut," ucap Rika.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meneken Keputusan Gubernur Nomor 237 Tahun 2020 tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dufan seluas 35 hektare dan Kawasan Taman Rekreasi Taman Impian Ancol Timur Seluas 120 hektar pada 24 Februari 2020.

Kepgub itu menjadi landasan hukum bagi Pemprov DKI melakukan reklamasi di pesisir Ancol. Beberapa fasilitas disebut akan didirikan di atas perluasan Ancol, seperti Masjid Apung, Museum Rasulullah, pusat pertemuan (MICE), dan wahana laut.

Museum Rasulullah sendiri adalah bentuk kerja sama antara Dewan Masjid Indonesia (DMI) dengan Liga Arab. Tempat tersebut akan jadi museum Nabi Muhammad saw. pertama di luar Arab Saudi.

Pembangunan museum itu dimulai sejak peletakan batu pertama, Rabu (26/2/2020). Acara itu dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Sekjen Liga Islam Dunia Muhammad bin Abdul Karim Al Issa. (@fen) **

703.875 Calon Mahasiswa Ikut UTBK 2020

JAKARTA.- Minggu (5/7), calon mahasiswa baru melaksanakan ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Ujian ini dilaksanakan sebagai salah satu syarat lulus seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 202



UTBK 2020 diikuti oleh 703.875 peserta dari berbagai daerah menurut Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi./ilustrasi/istockphoto/luminastock.

UTBK ini diikuti oleh 703.875 peserta dari berbagai daerah menurut Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi.

UTBK 2020 dilaksanakan dalam dua tahap. UTBK tahap pertama yang berlangsung 5 hingga 14 Juli diikuti oleh 579.069 peserta dan UTBK tahap dua dari 20 hingga 29 Juli diikuti oleh 124.806 peserta. UTBK diselenggarakan di 74 pusat UTBK.

"Kami minta peserta untuk menaati protokol kesehatan dalam pelaksanaan UTBK," kata Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo di Jakarta, mengutip CNNIndonesia.com dari Antara.

Saat melaksanakan UTBK semasa pandemi ini, setiap peserta harus menaati aturan kesehatan, antara lain memiliki suhu tubuh normal. Peserta yang menurut hasil pemeriksaan suhunya di atas normal tidak diperkenankan mengikuti ujian. Selain itu, orang tua atau orang yang mengantar peserta ke lokasi ujian dilarang turun dari kendaraan. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Ketika melaksanakan UTBK, setiap peserta juga wajib mengenakan masker dan pelindung wajah untuk mencegah penularan Covid-19.

UTBK merupakan syarat untuk mengikuti seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN).

UTBK 2020 dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama digelar 5 sampai 14 Juli 2020. Sementara itu, gelombang dua pada 20- 29 Juli 2020.

Peserta yang karena kondisi tertentu, seperti bencana, tidak bisa mengikuti UTBK tahap satu maupun dua, bisa mengikuti ujian pada 29 Juli sampai 2 Agustus 2020.

Sesi pertama dimulai pukul 09.00-11:15 WITA/WIB/WIT dan sesi kedua pukul 14:00-16:14 WITA/WIB/WIT. Satu sesi berlangsung 1 jam 45 menit.
Materi yang diujikan adalah tes potensi skolastik (TPS) dan tes potensi akademik (TPA). Nilai UTBK ini menjadi salah satu syarat untuk lulus SBMPTN. (@fen)**

Gelar Lanjutan Liga 1 2020 di Jabar, Emil Bergantung pada Epidemologis

BANDUNG.- Peluang Jawa Barat untuk menjadi pusat pertandingan Liga 1 2020 terbuka lebar. Selain Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah berakhir, Jabar memiliki banyak Stadion




Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil./bolaskor.com/gigi gaga.

Mulai Stadion si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung), Gelora Bandung Lautan Api (Kota Bandung), Pakansari (Kabupaten Bogor), Wibawa Mukti (Kabupaten Bekasi), dan Patriot Candrabhaga (Kota Bekasi).

Meski demikian, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil belum bisa menanggapi hal itu. Sebab beberapa daerah masih memiliki kasus penyebaran virus corona (Covid-19) yang cukup tinggi.

"Kalau saya patokannya epidemologis, bukan gimana-gimana. Kalau stadionnya misalnya ada di zona yang tidak memungkinkan, pasti kami tidak bisa mengizinkan juga," kata Ridwan Kamil.

"Tapi kan sekarang PSBM (pembatasan sosial berskala mikro). Mungkin si Kotanya ada di zona kuning, tapi Stadionnya ada di kelurahan zona biru atau hijau berarti boleh," kata Ridwan Kamil di Graha Persib, Sulanjana, Bandung, seperti dilansir BolaSkor.com.

Apalagi, lanjut Ridwan Kamil jika PSSI memperbolehkan pertandingan digelar dengan disaksikan penonton. Tentu perlu memperketat protokol kesehatan.

"Yang jadi masalah nanti bagaimana mengatur penonton. Itu yang paling sulit. Kalau di luar negeri kan tanpa penonton dulu kan," tuturnya

Karena itu, pria yang akrab disapa Emil ini hanya akan menjadikan epidemologi sebagai patokan, apabila Jawa Barat ditunjuk sebagai pusat pertandingan Liga 1 2020.

"Kuncinya, saya patokannya sama, epidemologi sebagai patokan mengukur boleh tidaknya sebuah tempat, mau fasilitas olahraga atau bukan," pungkasnya. (@fen) **


Siang ini FPI Gelar Apel Siaga Ganyang Komunis, Polisi, "Bakar-bakaran Kita Tangkap!"


JAKARATA.- Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni atau PA 212, hingga Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama akan menggelar upacara bertajuk Apel Siaga Ganyang Komunis, di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/7) hari ini. Apel sedianya bakal digelar pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.



Panglima Besar Laskar FPI Maman Suryadi./ssuara.com/indriana shinta tamara.

Koordinator acara Apel Siaga Ganyang Komunis, Maman Suryadi mengklaim setidaknya ada sekira 5.000 peserta yang akan mengikuti acara tersebut.

"Yang akan hadir dari berbagai ormas kemasyarakatan, insyaallah estimasi Apel Siaga kurang lebih 5.000 personel, bahkan lebih," kata Maman saat dikonfirmasi, Minggu (5/7), seperti dilansir Suara.com.

Panglima FPI tersebut merincikan acara Apel Siaga Ganyang Komunis akan diawali dengan upacara, kemudian gelar pasukan, pembacaan teks Pancasila, pembacaan lagu Indonesia Raya dan sambutan dari inspektur upacara. Apel akan diakhiri dengan pembacaan doa untuk keselamatan bangsa.

"Tidak ada orasi," ujar Maman.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menegaskan tidak menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait rencana Apel Siaga Ganyang Komunis yang akan digelar FPI, PA 212 hingga GNPF Ulama. Meski tidak menerbitkan STTP, pengaman tetap akan diberikan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengemukakan bahwa jajaran tingkat polres diterjunkan karena peserta aksi hanya menggelar apel siaga dan tidak ada agenda keliling atau atau long march. Yusri juga mengimbau peserta apel siaga agar tetap mengikuti aturan menyampaikan pendapat di muka umum dan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran pandemi Covid-19.

"Sekarang kan masih PSBB, protokol kesehatan wajib mereka ikuti, tidak ada ramai-ramai, bakar-bakar misalkan, pasti kita tangkap kalau begitu," tegas Yusri di Polda Metro Jaya, Sabtu (4/7) kemarin. (@fen) **

CARNYAM SARWA "A", Gara-gara Randa Anyar (5) Nyacampah Garwa

Foto: kreasi Dola AI "Haaaar.....naha kalah ngabarakatak?" "Nya ngabarakatak Bah, masa Abah-abah ngajakan garwaan...