Iklan 8

Jumat, 10 Juli 2020

WARTA DUKA: Di Mata Keluarga, Yodi Prabowo Sosok Pendiam dan Tak Punya Musuh

Yodi Prabowo./istimewa/via okezone.com.

WARNA-warni-WARTA.blogspot.com.- Usai menjalani autopsi di Rumah Sakit Kramat Jati, jenazah Yodi Prabowo, editor Metro TV akhirnya tiba di rumah duka di Rempoa, Tangerang Selatan pada Jumat (10/7).

Tak ayal, isak tangis pun pecah saat jenazah Yodi tiba. Bahkan, ibu dan adik Yodi tak henti-hentinya meneteskan air mata melihat anak pertama dari empat bersaudara ini pulang ke rumah dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Menurut keluarga, Yodi dikenal pria yang pendiam dan taat beribadah dan juga tidak mempunyai musuh semasa hidupnya. Keluarga pun tak menyangka akan tewasnya Yodi. Keluarga pun sempat bermimpi bahwa Yodi sempat pulang ke rumah, namun tidak membawa motor.

Salah seorang keluarga Yodi, yang bernama Wartini mengatakan, dirinya baru mengetahui Yodi tewas Jumat siang. Menurutnya, keluarga sempat akan melaporkan hilangnya Yodi ke pihak kepolisian, namun keluarga mengira Yodi berada di rumah temannya.

Wartini mengatakan, selama bekerja Yodi memang setiap hari pulang ke rumah, namun selama tiga hari lalu Yodi sudah tidak pulang dan tidak bisa dihubungi.

Seperti diketahui sebelumnya, Yodi Prabowo, pria yang kesehariannya bekerja di sebuah stasiun televisi swasta ini ditemukan tewas mengenaskan di pinggir tol yang berada di Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat siang. (@fen/okz) **


Ada Luka Tusuk, Jurnalis Metro TV Ditemukan Meninggal di Pinggir Tol



Ilustrasi./antara/septianda perdana.

WARNA-warni-WARTA.blogsot.com.- Jurnalis Metro TV Yodi Prabowo ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) kawasan Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).

Informasi tentang meninggalnya wartawanMetro TV Yodi Prabowo itu dibenarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono.

"Iya, sedang diolah TKP oleh Sat Reskrim Polres," kata Budi seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Namun, Budi belum menjelaskan secara rinci ihwal kasus tersebut. Termasuk, soal kronologi penemuan atau penyebab meninggalnya Yodi.

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama Metro TV Don Bosco Selamun membenarkan bahwa jurnalisnya meninggal dunia dan telah ditemukan di pinggir jalan TOL JORR.

Dari informasi yang dihimpun, penemuan korban bermula dari seorang saksi yang menemukan motor di sebuah warung bensin dalam keadaan mesin sudah dingin.

Beberapa saat kemudian, sejumlah anak yang sedang bermain layangan di pinggir jalan tol melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak.

Tak Ada Kabar Sejak 7 Juli

Sementara itu, stasiun televisi berita Metro TV mengonfirmasi mengenai salah satu karyawannya yang ditemukan tewas di pinggir jalan Tol JORR kawasan Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).

Chief Editor Metro TV, Don Bosco Selamun, menuturkan karyawannya yang bernama Yodi Prabowo itu menjabat sebagai editor visual.

Yodi, kata Don, tercatat terakhir masuk kerja pada Selasa (7/7), sif 4, dengan jam kerja pukul 15.00 WIB sampai dengan 22.27 WIB. Setelah itu tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan.

Don menuturkan pihaknya juga menerima informasi dari keluarga Yodi bahwa yang bersangkutan tidak pulang ke rumah untuk beberapa hari.

"Iya (pihak keluarga sudah menghubungi), mereka sudah saling berhubungan. Karena dari pihak keluarga kita dapat tahu bahwa dia selama ini tidak pulang ke rumah," tuturnya.

"Karena dari keluarga dilaporkan tidak pulang ke rumah, maka teman-teman dari Metro TV, sekretariat menelepon di mana dia berada. Teman dekatnya ditanya, namun kemudian keluarganya dapat informasi duluan yaitu kejadiannya," tambah Don.

Don mengatakan saat ini jenazah sedang diautopsi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Teman-teman ada yang tadi ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) terus mengantar jenazahnya ke RS Polri untuk diautopsi," kata Don.

Don menjelaskan Yodi bergabung dengan Metro TV pada 15 Desember 2015.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono, membenarkan jenazah yang ditemukan di pinggir jalan Tol JORR merupakan jurnalis Metro TV bernama Yodi Prabowo.

Kabar penemuan jenazah korban itu setelah sejumlah anak yang sedang bermain layangan di pinggir jalan tol melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak.

"Iya, sedang diolah TKP oleh Sat Reskrim Polres," kata Budi.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Irwan Susanto mengatakan luka tusuk itu ditemukan dari hasil pemeriksaan sementara terhadap tubuh korban.

"Hasil pemeriksaan sementara ditemukan luka tusukan pada tubuh korban, ada dugaan korban pembunuhan, tapi masih kami dalami lagi," kata Irwan saat dihubungi.

Kendati demikian, kata Irwan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, lanjutnya, korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi. Irwan mengatakan polisi juga turut menemukan barang bukti pisau di lokasi ditemukannya jasad jurnalis Metro TV itu. (@fen)**

CARNYAM SARWA "A", Gara-gara Randa Anyar (5) Nyacampah Garwa

Foto: kreasi Dola AI "Haaaar.....naha kalah ngabarakatak?" "Nya ngabarakatak Bah, masa Abah-abah ngajakan garwaan...